Category Archives: renungan

#BerkatNgeblog Terima Kasih Jabat Tangan Cintamu

Jabat Tangan Cinta

Menyambut Hari Blogger Nasional, twitter diramaikan dengan hashtag #BerkatNgeblog. Ini sedikit catatanku.

#BerkatNgeblog hidupku penuh warna, rasa, juga asa. Aku menemukan teman baik, sahabat, keluarga baru.

#BerkatNgeblog aku menemukan tempat paling nyaman untuk ‘selonjoran’ sambil menikmati buku-buku yang tersedia dan ngopi. Sebuah ruang teduh; cozy, sofa empuk, jajaran buku-buku pilihan. Aku merasa sang tuan rumah menyilakan sang tamu untuk sekehendak hati menikmati suasana. Kalau dia sedang baik hati, dia putarkan lagu-lagu favorit dan yang aku nantikan.. bermain gitar. Kalian bisa bayangkan rasanya? 😀 Oiya, aku pernah menangis di sini. Tak usah kalian tanyakan mengapa aku menangis.

Terima kasih telah berbagi indah warna, rasa, juga asa di setiap perjalanan waktu. Terima kasih telah menjadi teman baik, sahabat, keluarga baru, bahkan separo jiwaku. Pakde Mbilung Cincah & Mbak Jenny, Ndoro Bagus Wangi Pandan, Sang Paman Berhati Sejuk, Sam Hedi, Mas Jum, Dirac, Romo Widi, Eny, Simbok Venus, Silly, Fitri Mohan, Mariskova, Mbita, Tito, Omith, Bangsari, Ai, Yati, Uyo, Tatut, Dinda, Yudi, Dewi, Tika, Chika, Chichi, Dita, Fany & Yudis, Gembul, Mata, Om Yahya, Ebes & Emak, Mikow, Mas KW yg selalu mendoa untuk Museum Koinku :)) semuanyaa.. pasti banyak yang ngga kesebut. Terima kasih atas jabatan tangan dan hati yang penuh cinta.

Selamat Hari Blogger Nasional saudaraku setanah air.. 🙂

Gambar: pinjam dari Google

15 Comments

Filed under National Blogger Day, renungan

I Caught You Star

I caught you star! you will be safe here.. in my heart. ❤

11 Comments

Filed under renungan

Panggilan Rindu

Aku di sini lagi. Memenuhi panggilan rindu. Tempat ini tetap saja indah, bahkan semakin indah. Lama aku tak berbaring di sini. Seperti biasa, aku menyapamu, mengulurkan tanganku, memandangmu dengan takjub, menatapmu dengan penuh kerinduan.

Kucoba memahami pesan yang kau isyaratkan, mendengar bisikmu yang terasa bergaung, merasakan kekuatan yang mengalir menggetarkan jiwa.

Terima kasih telah memelukku. Aku memujamu. Aku memuja semua yang tampak di langitmu. Malam ini indah sekali. 😥

13 Comments

Filed under cinta, renungan