SAMSUNG GALAXY SIII

Gadget produk Samsung yang saya kenal lumayan baik adalah [hanya] Galaxy Tab. Dulu sewaktu akan membeli iPad, saya sempat galau membanding-bandingkan keunggulan dan kelemahan masing-masing antara iPad dengan Samsung Galaxy Tab.  Keputusan saya akhirnya sampai pada iPad. Namun setelah beberapa tahun menggunakan iPad (generasi pertama), saya akhirnya juga membeli Galaxy Tab.  Kompetitor iPad ini saya beli karena baru–baru ini keluar edisi baru yaitu GTab2 yang hadir dengan beberapa varian.  Saya memilih GTab2 7”.  Menurut saya PAS. Pas di ukuran dan tidak terlalu berat.  Saat itulah saya mulai lebih mengenal gadget produk Samsung.  Anak saya yang baru lulus SD pun suka. Dia mulai meninggalkan iPadnya yang dirasakan terlalu berat untuknya.  Setiap kali memegang dan menggunakannya dia berseru ‘kiyaaaw’ yang maksudnya adalah keren dalam bahasa Korea. Entahlah.


Pada tanggal 21 Mei yang lalu saya menghadiri ‘hands on’ smartphone Samsung generasi terbaru yaitu Samsung Galaxy SIII atau sering juga ditulis Samsung Galaxy S3 yang mengambil tema “Samsung Bloggers Clinic” karena yang diundang adalah para blogger. Waktu itu saya belum begitu tertarik dengan Samsung Galaxy S3 meskipun di social media Twitter, duta Samsung Galaxy S3 Christian Sugiono sering ‘memamerkan’ kecerdasan, kecanggihan dan keindahannya.  Juga public figure Chantal D. Concetta, yang setahu saya mendapat hadiah Samsung Galaxy S3 secara cuma-cuma dari Samsung.   Enak ya jadi Chantal.  Waktu itu saya masih kurang greget untuk tahu lebih banyak.  Tak tergoda atas ‘godaan’ Tian dan Chantal.  Namun ketika saya hadir di acara Samsung Bloggers Clinic, saya baru ‘ngeh’ ternyata Samsung Galaxy S3 memang keren.  Teman-teman blogger yang hadir sangat antusias pada saat mencoba feature-feature yang ada.  Ternyata banyak di antara mereka pengguna dan penggemar Samsung smartphone.    

Paparan dan penjelasan mengenai feature-feature canggih Samsung Galaxy S3 disampaikan oleh Bapak Andry Sutamto, Product Marketing Samsung Mobile.

Karena saya datang terlambat dan peserta Bloggers Clinic yang hadir sangat banyak, sebagian perjelasan Pak Andry terlewatkan dan pada saat mencoba Galaxy S3 saya tidak berkesempatan memegang lebih lama😀 sehingga tidak bisa mencoba semua fitur yang ada. Yang tampak oleh saya adalah desainnya cantik, tipis dan ringan pas di genggaman dengan layar yang lebar, cemerlang, dan tahan gores “4.8ins of high-resolution Super AMOLED” berbahan “Gorilla Glass”. Saya telah membuktikannya sendiri. Teman saya dengan gemas menggores layar Galaxy S3 menggunakan kunci mobil, namun layar tetap kinclong tanpa goresan. Juga “keajaiban’ S Voice. Magic! handphone bisa diajak ngomong! hehe.. Ia bisa diperintahkan dengan menggunakan suara kita. Misal kita ingin memotret, kita tinggal memintanya dengan mesra “Hi, Galaxy! Please take a picture” Click.. jadi deh fotonya. Kameranya 8 Megapixel lho.. Gambar di bawah, Pak Andry sedang melakukan uji kegalauan hati “Hi, Galaxy! Does she really love me?” *kidding* He was actually asking who’s the president of Indonesia.

Cita-cita saya adalah segera mendapatkan Samsung Galaxy S3, kemudian membawanya kepada Christian Sugiono. Saya minta “diajarin” memanfaatkan fitur-fiturnya seperti yang dijelaskan oleh Pak Andry karena saya belum paham betul menggunakan apa itu fitur Swipping contacts to call or to message them, Smart Stay, Social Tag, Face Unlock, S Beam, S Voice Ya ya ngga usah protes kenapa juga datangnya harus ke Tian.


Saya jadi mengerti mengapa Christian Sugiono dan Chantal D. Concetta sering ‘pamer’ tentang kehebatan Samsung Galaxy S3 ini.  Juga sahabat saya Irfan Nur Ilham @ifanhere yang telah sukses mewujudkan mimpinya menggenggam Samsung Galaxy S3.

Saya ingin merasakan sensasi menggunakan Samsung Galaxy S3 segera.

I really want to prove that Samsung Galaxy S3 really understands me,  shares anything what’s in my heart, keep tracking of my love one, recognizes me well, always follows my move, and really connect with nature..  As its tagline:  “Samsung is made for human and inspired by nature.

 Harus cepet punya nih.. \m/

Sumber foto: kamera sendiri doong.. kamera baru😀

40 Comments

Filed under Samsung Galaxy SIII

SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU

Saya muslim. Namun saya menyukai lagu-lagu Natal. Menjelang Natal saya sering memutar lagu-lagu Natal di rumah.

Saya mendengar lagu-lagu pujian sejak SD. Karena berteman dengan banyak teman kristen, saya -yang anak Bapak dan Ibu haji yang juga rajin mengaji [:D]- suka ‘mencuri dengar’ saat mereka ada kelas agama. Kadang-kadang ikut mereka ‘bermain’ ke gereja. Saya pun hapal beberapa lagu dan akrab dengan banyak lagu gereja. Saya masih ingat potongan-potongan lagu itu: Hai mari berhimpun dan bersuka ria, pergi bersama ke Betlehem… | Sakeus orang pendek kecil mungil dia…| Glory glory Haleluya, Haleluya pujiku… dan banyak lagi sampai lagu pujian berbahasa Jawa. Itu dulu, sewaktu saya masih bersekolah di sekolah dasar.

Berjalannya waktu, saya masih tetap menyukai lagu-lagu Natal. Mulai mengenal lagu-lagu Natal yang dinyanyikan &[dimainkan] oleh penyanyi-penyanyi dan musisi besar seperti Perry Como, Kenny Loggins, Linda Rostand, Celine Dion, Andrea Bocelli, Michael Buble, Josh Groban, STING, Fourplay, NSYNC, Mariah Carey, Hillary Duff dll. Saya tidak merasa canggung ‘teriak’ menyanyikan ‘menirukan dengan keren’ lagu-lagu Natal yang mereka nyanyikan. Serius.

Ya, Natal selalu menebar nuansa keteduhan, kedamaian juga keceriaan. Saat mendengar lagu-lagu Natal hati terasa damai dan tentram. Suasana Natal juga membagi dan menularkan keceriaan dan bahagia.

Dulu, setiap Natal saya juga sering memberi hadiah Natal kepada teman dekat. Dan sekarang masih (rajin) memberi kado Natal kepada tetangga dan teman-teman anak saya. Memberi kado dan ucapan selamat Natal dengan bertandang ke rumah, turut merasakan ceria dan bahagia Natal. Seperti mereka juga yang selalu bertandang ke rumah saat kami merayakan Lebaran. Indahnya persaudaraan.

Natal ini kalian dapat hadiah apa? Saya juga berharap Santa singgah ke rumah saya:)

SELAMAT MERAYAKAN NATAL TEMAN-TEMAN. SELAMAT TAHUN BARU!!

9 Comments

Filed under cinta, Natal, Tahun Baru

#BerkatNgeblog Terima Kasih Jabat Tangan Cintamu

Jabat Tangan Cinta

Menyambut Hari Blogger Nasional, twitter diramaikan dengan hashtag #BerkatNgeblog. Ini sedikit catatanku.

#BerkatNgeblog hidupku penuh warna, rasa, juga asa. Aku menemukan teman baik, sahabat, keluarga baru.

#BerkatNgeblog aku menemukan tempat paling nyaman untuk ‘selonjoran’ sambil menikmati buku-buku yang tersedia dan ngopi. Sebuah ruang teduh; cozy, sofa empuk, jajaran buku-buku pilihan. Aku merasa sang tuan rumah menyilakan sang tamu untuk sekehendak hati menikmati suasana. Kalau dia sedang baik hati, dia putarkan lagu-lagu favorit dan yang aku nantikan.. bermain gitar. Kalian bisa bayangkan rasanya?😀 Oiya, aku pernah menangis di sini. Tak usah kalian tanyakan mengapa aku menangis.

Terima kasih telah berbagi indah warna, rasa, juga asa di setiap perjalanan waktu. Terima kasih telah menjadi teman baik, sahabat, keluarga baru, bahkan separo jiwaku. Pakde Mbilung Cincah & Mbak Jenny, Ndoro Bagus Wangi Pandan, Sang Paman Berhati Sejuk, Sam Hedi, Mas Jum, Dirac, Romo Widi, Eny, Simbok Venus, Silly, Fitri Mohan, Mariskova, Mbita, Tito, Omith, Bangsari, Ai, Yati, Uyo, Tatut, Dinda, Yudi, Dewi, Tika, Chika, Chichi, Dita, Fany & Yudis, Gembul, Mata, Om Yahya, Ebes & Emak, Mikow, Mas KW yg selalu mendoa untuk Museum Koinku :)) semuanyaa.. pasti banyak yang ngga kesebut. Terima kasih atas jabatan tangan dan hati yang penuh cinta.

Selamat Hari Blogger Nasional saudaraku setanah air..:)

Gambar: pinjam dari Google

15 Comments

Filed under National Blogger Day, renungan

I Caught You Star

I caught you star! you will be safe here.. in my heart.❤

11 Comments

Filed under renungan

Like the Sun

#nowsinging

Like the Sun – by Ryandan

I tried to hide from you
But i failed
I tried to lie to you
But how i failed
And even in my darkest time
You gave me light
I never knew this kinda love could feel so right
When i’m in your arms
I find myself believe it
We could be anywhere
So i can keep on dreaming

Chorus
Whenever you’re close to me, you`re like the sun
You feel like the sun
And everyday you’re telling me
I am the one
I am the one who makes you shine

And i know
Whenever you want me to, i’ll go
And even when your not with me
I feel you there
I only have to look and see
And i’ll know where
When i’m holding you
The world can stop it’s turning
You`re always gonna pull me through
And i won’t be returning

Chorus
Whenever you’re close to me, you’re like the sun
You feel like the sun
And everyday you`re telling me
I am the one
I am the one who makes you shine

You`re like the sun
You keep me warm
You`re telling me

When i’m in your arms
We can be anywhere (2x)

Chorus
Whenever you’re close to me, you`re like the sun
You feel like the sun
And everyday you`re telling me
I am the one
I am the one who makes you shine (2x)

You’re like the sun (2x)

Thanks for the song..:)

Gambar diambil dari kamera kantong di lapangan bola belakang rumah

2 Comments

Filed under hari-hari

Panggilan Rindu

Aku di sini lagi. Memenuhi panggilan rindu. Tempat ini tetap saja indah, bahkan semakin indah. Lama aku tak berbaring di sini. Seperti biasa, aku menyapamu, mengulurkan tanganku, memandangmu dengan takjub, menatapmu dengan penuh kerinduan.

Kucoba memahami pesan yang kau isyaratkan, mendengar bisikmu yang terasa bergaung, merasakan kekuatan yang mengalir menggetarkan jiwa.

Terima kasih telah memelukku. Aku memujamu. Aku memuja semua yang tampak di langitmu. Malam ini indah sekali.😥

13 Comments

Filed under cinta, renungan

Nyanyian Rindu

Saya sudah dapat jawabannya. Ternyata lagu ini yang mengusik jiwa dan menarik-narik tangan saya untuk mengambil CD Ebiet G. Ade. Beberapa hari lalu tiba-tiba saya nyomot Album Best of the Best Ebiet G. Aneh.

Ya, aneh buat saya. Akhir-akhir ini saya hampir tidak pernah mendengarkan lagu-lagu Ebiet, memikirkan juga tidak. Fyiuh.. syairnyaaa.. *mewek* Entah keadaan apa yang membuat semua lagu Ebiet bagitu menyentuh sendi-sendi jiwa. Uhuk!!

Dulu saya sering mendengar kakak saya menyanyikan lagu-lagu Ebiet dan ikutan nyanyi sambil gitaran, tpi efek syair-syairnya kok ngga dahsyat seperti sekarang ya..

Ah, sudahlah.. saya mau menghayati dalam-dalam syair “nyanyian rindu” ini.

Coba engkau katakan padaku
Apa yang seharusnya aku lakukan
Bila larut tiba wajahmu membayang
Kerinduan ini semakin dalam

Gemuruh ombak di pantai Kuta
Sejuk, lembut angin di bukit Kintamani
Gadis-gadis kecil menjajakan cincin
tak mampu mengusir kau yang manis

Bila saja kau ada di sampingku,
sama-sama arungi danau biru
Bila malam mata enggan terpejam
Berbincang tentang bulan merah ho…

Du du du du du du du du du du du du du du du
du du du du du du du du du du du du du du du

Coba engkau dengar lagu ini
Aku yang tertidur dan tengah bermimpi
Langit-langit kamar jadi penuh gambar
wajahmu yang bening, sejuk, segar

Kapan lagi kita akan bertemu
meski hanya sekilas kau tersenyum?
Kapan lagi kita nyanyi bersama?
Tatapanmu membasuh luka, ho…

Du du du du du du du du du du du du du du du
du du du du du du du du du du du du du du du

puter, skip, puter, skip.. paragraf terakhirnya… *nyungsep*

Saya berpikir, sepertinya ini efek sering bergaul di twitter sama para purba yang minggu lalu bertubi-tubi bersyair purba@mbilung @ndorokakung dan @pamantyo.. kalian purba! aku purbi.. *eh. Mana syair-syair purba kalian.. aku mauu.. :))

*gambar adalah foto kami yang tersimpan baik di album photo google*

21 Comments

Filed under cinta, Uneg-uneg