November 15, 2009

Ayah; 365 Hari

makam akung

Ayah..
Darinya aku mengenal warna-warni kehidupan..
Mengecap ribuan rasa perjalanan hidup..
Belajar memaknai pengalaman demi pengalaman hidup..
Berusaha mengerti setiap nilai dan arti perjalanan hidup..
Apa yang bisa aku buat sekarang adalah terus berusaha menapaki setiap jejak langkahku dengan lebih baik dan lebih baik..

Darinya.. lahir semangat, keinginan-keinginan, cita-cita dan mimpi.
Aku mengerti, kerasnya dalam mendidik dan menempa anak-anaknya adalah untuk membentuk disiplin yang tinggi. Darinya.. aku belajar bagaimana menciptakan keluarga yang besar dan kuat. Menjunjung tinggi persaudaraan dan persahabatan.

Manakala aku mengadu tentang sesuatu hal. Tentang suatu keadaaan, tentang perasaan-perasaan saat hati tak menentu. Beliau bilang: Yo kuwi jenenge wong urip. Itulah hidup. Lek ra ngono dudu urip. Kalo tidak seperti itu, bukan hidup namanya. Wit jaman biyen yo ngono kuwi. Dari jaman dulu begitulah hidup. Artinya, ya begitulah dari dulu manusia menjalani hidup, mungkin tak jauh berbeda.

Menjalani hidup dari masa kecil yang penuh warna. Semua terasa nyaman dan indah. Tak ada beban. Bermain, belajar, berprestasi, belajar belajar dan belajar. Tangisku kala itu adalah doa, agar bisa menjadi yang terbaik di sekolah. Kini, tangisku tetaplah sebuah doa.. agar dapat menjalani hidup dan meneruskan perjalanan hidup dengan lebih baik. Aku memohon kepadaNya, aku berharap aku dapat mengantarkan anakku mencapai destinasi paling baik untuk dirinya, keluarga, dan dunia. Aku ingin melakukan apa yang ayah ibu telah lakukan kepada anak-anaknya, aku tahu mereka telah berusaha melakukan yang terbaik.

Doa kami untukmu Ayah.. Semoga Allah SWT memberimu tempat terbaik di sisiNya. Aku mencintaimu..

August 14, 2009

MERDEKA!!

17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2009

MERDEKA!!

Pekik ‘Merdeka!!’ mulai bergaung.. Menyambut Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia, semangat perayaan kemerdekaan telah mengaliri nadi anak-anak bangsa.. Setidaknya bagi sekelompok anak negeri yang menamai dirinya “Komunitas KopdarJakarta“. Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan RI, inilah persembahan mereka..

Dan sekaligus memberi dukungan pada gerakan KAMI TIDAK TAKUT Indonesia Unite

Tapi saya ndak ikutan syuting.. hiks.. saya ada arisan di rumah..

DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA.. MERDEKA!!

June 7, 2009

Bercengkerama Sejenak

purnama

Aku kembali  berada di sini.  Aku hanya ingin sebentar saja bercengkerama denganmu. Seperti biasa, masih ditemani bintang bintang.  Malam ini bulan purnama.  Aku yang biasanya tidak mengharap purnama tampak terang karena sinarnya mengganggu pandangku melihat bintang-bintang, malam ini kehadirannya tampak indah.  Meski terang, sinarnya tak mengganggu pandangku. Langit malam ini indah, cantik sekali. Tak berselimut awan. Hanya selembar tirai putih di langit selatan.

Aku memujamu.  Aku memuja semua yang tampak di langitmu.  Aku memohon kepadamu, indah malammu membawa indah pagi dan siangku di sini.  Damai langitmu kuharap memberi damai hatiku.  Aku seolah tak sanggup menggapaimu, tapi di sini, aku merasa begitu dekat denganmu. Dekat sekali. Aku bahagia. Aku menangis. Aku masih menangis.

Gambar hasil cengkerama kamera irwin . Thanks Wing

June 5, 2009

‘Break’ Yuuuk..

Apa rutinitas yang anda jalani setiap hari?  Bagi saya yang sejak dulu ‘mburuh’ rutinitas saya ke kantor selama 5 hari kerja, dari hari senin sampai jumat dengan catatan saya lagi rajin dan lupa  mbolos.  Bagi buruh seperti saya, rutinitas adalah perjuangan untuk menyelesaikan hari dari petang hingga petang lagi.  Perjuangan saya mungkin tidak jauh berbeda dari teman-teman. *halo teman-teman sesama buruh..*   yaitu datang pagi *sebenarnya ini hampir tidak pernah terjadi*,  berharap untuk lekas siang, lekas sore, dan lekas pulang.

Pada  kenyataannya proses 1 hari berjuang seorang pekerja dengan pekerja lainnya tentu berbeda.  Namun sepertinya tidaklah jauh-jauh dari proses bangun pagi, upacara persiapan berangkat ke kantor, upacara di perjalanan, upacara di kantor, upacara persiapan pulang, upacara di perjalanan lagi, kemudian upacara di rumah lagi.   Bertahun-tahun saya menjalani ini.  Rasanya memang perlu untuk memeriksa kabel-kabel dan sambungan-sambungan di kepala dan seluruh tubuh  saya. (lol)   Rutinitas bisa bikin ‘gila’!

Nah, untungnya saya sadar dan tidak membiarkan diri saya menjadi ’gila’.  Makanya saya selalu menyempatkan diri untuk ‘break’ sejenak.  Menyelingi dan memaksakan untuk tetap bisa menyelipkan ‘break’ di sepanjang rutininitas saya dan ini akhirnya menjadi rutinitas favorit. *grin* Percayalah ini hanya alibi.. hahaha..

Selingan-selingan yang saya pilih tergantung suasana hati dan suasana hari, pilihan-pilihan selingan itu bisa yang ini:

1. Pindah kantor beberapa jam saja, ke ‘kantor’ yang lebih berwarna dan tidak membosankan. Aha, window shopping! Dan shopping pun tak terhindarkan.
2. Ke kinokuniya atau gramedia
3. Makan-makan centil
4. Ngopi-ngopi cantik 
5. Jumpa fans
6. Nonton
7. Nyanyi-nyanyi
8. Ke ‘lapak buku bekas’ punya temen, cari-cari komik
9. Nonton langit
10. Ngeplurk (ninja) ini sih ngga sejenak, tapi manteng.. hihihi
dll. dll.

Itu rutinitas di hari kerja.   Sedangkan weekend yang datangnya masih rutin itu saya sambut dengan suka cita… Weekend membuat dunia ini indah..  *hiperbola*

Apa rutinitas kalian?  Break sejenak yuuk..  Biar ngga ‘gila’ kalian ngapain aja?

June 3, 2009

Bu Prita Tahanan Kota; Bagaimana Sidang Hari Ini

Kita semua turut lega setelah upaya dari berbagai pihak berhasil membebaskan Ibu Prita Mulyasari dari LP Wanita Tangerang, Banten.   Status tahanan kini beralih dari tahanan lapas menjadi tahanan kota.

Dengan telah kembalinya Ibu Prita berkumpul bersama anak-anak tercinta dan keluarga, semoga Ibu Prita akan lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi sidang perdana yang akan dilaksanakan hari ini, Kamis, 4 Juni 2009.

Mari kita dukung Ibu Prita dan kita doakan semoga sidang hari ini berjalan lancar dan berpihak kepada yang benar.

BEBASKAN IBU PRITA!!banner-prita-468x601